Gambaran Umum Program
Operasional penambangan skala besar selalu beriringan dengan produksi batuan penutup (overburden) dan sisa hasil pengolahan (tailing) yang berpotensi memicu persoalan lingkungan serius. Salah satu tantangan terbesar industri ini adalah kemunculan Air Asam Tambang (AAT).
Kelas intensif ini dihadirkan untuk membekali para praktisi dengan keahlian taktis dalam mengendalikan limbah industri pertambangan. Fokus pembahasan dimulai dari pemetaan sifat geokimia batuan, perancangan area disposal yang aman, hingga aplikasi teknologi pemulihan kualitas air. Melalui program ini, perusahaan dapat mewujudkan operasional yang selaras dengan kaidah pertambangan yang baik (Good Mining Practice) serta pemenuhan standar ESG.
Target Capaian Pelatihan
-
Menguasai koridor hukum dan ambang batas aman pengelolaan air limbah industri minerba.
-
Paham cara memetakan batuan kategori PAF (potensi asam) dan NAF (non-asam).
-
Sanggup menyusun metode penataan lapisan batuan untuk mengunci potensi zat asam.
-
Mampu mengaplikasikan teknologi pembersihan air asam, baik metode instan maupun alami.
-
Kompeten dalam menjalankan kontrol mutu lingkungan dan pelaporan berkala.
Materi Pelatihan
Hari 1: Karakterisasi Batuan & Kimia Air Asam Tambang
- Regulasi lingkungan pertambangan (Kepmen ESDM No. 1827 K/30/MEM/2018).
- Karakteristik limbah batuan (overburden) dan tailing.
- Proses kimia pembentukan Air Asam Tambang (AAT).
- Teknik sampling batuan di lapangan.
- Uji statis batuan (ABA dan NAG).
- Uji dinamis batuan (kinetik/kolom).
Hari 2: Manajemen Limbah & Pencegahan AAT
- Desain pembuangan batuan (waste dump/disposal design).
- Teknik enkapsulasi batuan PAF menggunakan batuan NAF.
- Sistem lapisan penutup (dry cover system dan synthetic liners).
- Manajemen keamanan bendungan tailing (Tailing Storage Facility).
- Sistem pengalihan air permukaan (surface water diversion channels).
Hari 3: Teknik Pengolahan AAT & Pemantauan
- Sistem pengolahan aktif (active treatment): Kapur tohor, kaustik soda, dan manajemen sludge.
- Sistem pengolahan pasif (passive treatment): Constructed wetlands, ALD, dan SAPS.
- Teknologi bioremediasi menggunakan bakteri pereduksi sulfat.
- Sistem pemantauan parameter air (pH, TSS, Fe, Mn) di titik penaatan (compliance point).
- Penyusunan laporan pengelolaan lingkungan.
Target Peserta yang Cocok
- Environmental Engineer / Superintendent / Manager
- Mine Planner / Mine Engineer
- Geologist / Geotechnical Engineer
- HSE (Health, Safety, and Environment) Officer
- KTT (Kepala Teknik Tambang) atau Wakil KTT